Membedakan Velg Replika Dengan Velg Asli

Membedakan Velg Replika Dengan Velg Asli

Write By: VelgMobil Published In: Automotive Created Date: 2019-05-02 Hits: 140 Comment: 0

Ketika berkeinginan upgrade sebuah tampilan kendaraan mobil Anda supaya terlihat lebih macho atau keren, hal yang dapat dilakukan yaitu salah satunya dengan mengganti peleknya. Terutama, pada saat ini tidak sedikit juga dijual dengan berbagai jenis dan bermacam-macam model pelek mobil, mulai dari yang berkualitas original equipment manufacturer atau biasa disingkat OEM, asli dari impor, maupun kw alias abal-abal atau bentuk replikanya.

Nah dibawah ini ada 3 hal yang perlu diperhatikan dalam penentu membeli pelek mobil antara asli atau repplikanya, diantaranya adalah:

Segi Harga Dari Pelek

Salah satu hal penting yang dapat menjadi sebuah landasan dalam pembeda antara pelek replika dan asli, salah satunya adalah dari segi harga. Pelek yang asli umumnya berkisar dengan harga yang lebih mahal jika dibandingkan dengan yang replika.

Bahkan bisa saja sampai mencapai empat kali jauh lebih mahal jika dibanding dengan pelek replikanya. Contoh sederhananya, jika pelek replika dengan ukuran pada ring 17 inch yang harganya berkisar Rp5 jutaan, namun pelek versi aslinya bisa dibeli dengan harga antara Rp20 juta sampai angka Rp25 juta.

Namun hal itu memang tidak dapat dijadikan sebuah landasan pastinya, karena memang sering juga ada beberapa pedagang yang nakal berani menjual pelek versi replikanya dengan harga yang mahal dan mengatakan juga bahwa peleknya adalah pelek versi aslinya.

Segi Kualitas Saat Pembuatan Pelek

Selain faktor harga dan berat pada pelek, dari segi kualitas pembuatan pelek mobil juga bisa menjadi pembeda antara pelek asli dengan pelek versi kw. Umumnya, saat pembuatan pelek replika dengan proses pengecoran, dan pembuatan pelek asli dengan melalui proses penempaan. Sementara itu, yang paling-paling dari antara dua proses pembuatan pelek tersebut adalah saat finishing-nya.

Pelek yang asli dengan proses finishing yang tentunya rapih, sementara versi replikanya akan terlihat tidak rapih atau berantakan, seperti adanya bolongan pada permukaan bagian dalam peleknya. Lalu warna catnya terlihat tidak persis. Hal itu dapat terjadi dikarenakan si perusahaan pelek replika ini tidak terlalu memerhatikan detailnya.

Tidak gampang untuk membedakan antara pelek replika dengan pelek asli. Akan tetapi hal yang paling mendasar adalah jangan gampang terpesona dengan harga murahnya dan agar tidak buru-buru saat membeli pelek.

Jangan tidak aktif untuk mencari informasi tentang pelek yang Anda ingin untuk beli dan pastikan melakukan pengecekan pada semua bagian pelek secara detail sebelum akhirnya membeli.

Berat Pelek

Demni menjaga Anda untuk tidak tertipu si pedagang nakal, merasakan berat pada pelek dapat menjadi cara yang cukup ampuh untuk membedakan antara pelek replika dengan pelek asli. Tidak sedikit, pelek asli terasa lebih ringan ketimbang versi replikanya.

Contohnya, pelek replika berukuran ring 17 inch yaitu mempunya berat sekitar antara 10-11 kg. Nah, kalau untuk pelek aslinya berkisar enam kg saja. Berat inilah yang dapat dijadikan sebagai salah satu indikatornya.

Akan tetapi tetap saja, berat dari sebuah pelek tidak bisa dipastikan menjadi acuan karena memang tidak semua pelek asli itu mempunyai berat yang ringan, seperti pada contohnya pelek asli yang berukuran ring 20 inch ini beratnya bisa dikatakan sama dengan yang versi replikanya.